Sabtu, 29 Desember 2012

Kandungan Surat Al-Mu'minun Ayat 12-14


“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari saripati yang (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami balut dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Mahasucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.”(Q.S. Al-Mu'minun, 23: 12-14)


Isi Kandungan 

a.) Manusia diciptakan dari saripati tanah yang kemudian mengalami proses dalam beberapa fase penciptaan dankejadiannya.

b.) Allah adalah sebaik-baik pencipta karena seluruh penciptaan tersebit membuktikan bahwa Allah secara detail mempersiapkan segala hal yang memungkinan adanya kehidupan suatu mahluk ciptaan-Nya,termasuk manusia.


c.) Proses kejadian manusia terbukti melalui Al-quran dan ilmu pengetahuan sehingga hal tersebut harus memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

10 komentar:

  1. makasih infonyaa :)

    BalasHapus
  2. Kata "kami" di ayat itu mewakili siapa ya?
    klu kata "kami" mewakili tuhan berarti sama saja kamu mengatakan tuhan itu tdk maha esa(tunggal) karna kata "kami" itu menunjukkan lebih dari satu ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. gimana si lu kalo kagak ngerti tafsir jangan sok tau allah enggak esa sebenernya artinya kami itu mengagungkan allah bukan allah itu banyak

      Hapus
  3. Ini ayat untuk apa? Buang air mani lelaki ayat mana?

    BalasHapus
  4. Idam: karena Allah itu tidak sombong, makanya Ia menggunakan pronomina "Kami" dan tak pernah menyebut dirinya "Aku" atau "Saya".

    BalasHapus
  5. Yang dimaksud "Kami" disitu adalah Allah dan para malaikat, karena dalam proses penciptaan manusia Allah juga melibatkan malaikat untuk membantunya, bukan berarti Allah tidak sanggup melakukannya sendiri, tetapi menekankan bahwa penguasa itu tidak harus turu tangan sendiri, cukup menyuruh para pembantunya mengerjakan apa yang dikehendaki-Nya...
    Contohnya; Allah itu sanggup menyampaikan wahyu secara langsung kepada para Nabi dan Rosul tanpa melalui perantara, tetapi Allah mengembankan tugas itu kepada malaikat jibril untuk menggantikanNya menyampaikan wahyu...

    BalasHapus
  6. Yang dimaksud "Kami" disitu adalah Allah dan para malaikat, karena dalam proses penciptaan manusia Allah juga melibatkan malaikat untuk membantunya, bukan berarti Allah tidak sanggup melakukannya sendiri, tetapi menekankan bahwa penguasa itu tidak harus turu tangan sendiri, cukup menyuruh para pembantunya mengerjakan apa yang dikehendaki-Nya...
    Contohnya; Allah itu sanggup menyampaikan wahyu secara langsung kepada para Nabi dan Rosul tanpa melalui perantara, tetapi Allah mengembankan tugas itu kepada malaikat jibril untuk menggantikanNya menyampaikan wahyu...

    BalasHapus